KM Flotim 15 Mati Mesin di Laut Sawu, Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere Kerahkan Kapal Penarik


Maumere 28/09/2019. Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B  Maumere menerima laporan dari Pak Hengki pada pukul 17.30 WITA 27/09/2019, perihal satu buah kapal flotim 15 mengalami mati mesin pada koordinat 09°18'23.04"S - 121°52'6.18"E di laut sawu. Kronologi kejadian berawal pada tanggal 23 September KM  Flotim 15 berangkat mencari ikan dari pelabuhan larantuka untuk mencari ikan di perpairan laut sawu. Info dari pemilik kapal bahwa kontak terakhir dengan KM Flotim 15 pada tanggal  27/09/2019 pukul 00.13/H bahwa kapal flotim 15 berada pada koordinat 09°18'23.04"S - 121°52'6.18"E

Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B  Maumere setelah menerima informasi puku 17.35 WITA telah dilaksnakan koordinasi dengan PT Sisfo Indonesia yang berpusat di Jakarta perihal pemantauan posisi kapal dengan alat yang terpasang di KM Flotim 15 dengan hasil Kansar Maumere diberikan akses software aplikasi GPS VMS (VESEL MONITORING SYSTEM) sehingga Kansar Maumere dapat terus memantau posisi KM Flotim 15. Pukul 17.37 WITA Kansar Maumere dengan KSOP Ende Bapak Khairudin terkait permintaan bantuan untuk menggerakkan kapal permata ibu GT 1489 untuk menarik KM Flotim 15 dan hasil koordinasi pemilik dari KM Permata Ibu menyetujui untuk melaksanakan penarikan. Pukul 17.39 WITA Kansar Maumere menghubungi ABK KM Flotim 16 dengan hasiIl sementara KM Flotim 15 berada pada koordinat 9° 6'36.42"S -  121°46'36.18"E dan semua abk dalam keadaan sehat namun bekal makanan hampir habis.

TIM SAR Gabungan yang terdiri dari Kansar Maumere, Unit Siaga SAR Ende 2 orang, Pos AL Ende 2 Orang, KP3Laut Ende 3 Orang, Polair Ende 4 orang, KKP Ende 1 Orang, Agen Kapal Permata Ibu 2 orang pada Pukul 17.53 WITA berangkat menggunakan KM Permata Ibu Menuju lokasi kejadian guna melaksanakan OPS SAR berupa penarikanKM Flotim 15. Pukul  20.25 WITA TIM SAR Gabungan berhasil menemukan KM Flotim 15 pada pukul , selanjutnya dilaksanakan penarikan (towing) KM Flotim 15 oleh KM Permata Ibu menuju pelabuhan IPI Ende. Pada pukul 23.25 WITA KM Flotim 15 berhasil ditarik dan sandar di pelabuhan IPI Ende, semua ABK yang berjumlah 11 orang dalam keadaan sehat dan selamat selanjutnya KM Flotim 15 akan diperbaiki oleh teknisi.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Maumere I Putu Sudayana S.E M.AP selaku SMC (SAR Mission Coordinator) mengungkapkan “Pelaksanaan Operasi SAR terhadap KM Flotim 15 yang mengalami mati mesin diperairan sawu berjalan dengan aman, lancar, dan selamat. Kantor SAR Maumere menerima laporan kejadian pukul 17.30 WITA setelah itu kami tindak lanjuti dengan berkoordinasi dengan pemilik kapal Pak Hengki menyampaikan bahwa benar kontak terakhir pada pukul 00.13 WITA pada tanggal 27 September 2019 dan setelah itu tidak terdeteksi lagi.Namun Kami tidak patah semangat, kami terus berusaha mencari tahu tentang alat navigasi yang ada di kapal KM Flotim 15, setelah kami dapatkan bahwa Kapal Flotim 15  memiliki alat yang namanya  GPS VMS  (VESEL MONITORING SYSTEM) jadi seluruh pergerakan kapal tersebut termonitor di pusat pengendali di Jakarta yakni PT Sisfo indonesia yang berkedudukan di jakarta, selanjutnya kami berkoordinasi dengan PT. Sisfo dan bersyukur Kantor SAR Maumere diberikan software aplikasi VMS tersebut sehingga kami dapat memonitor pergerakan dari kapal flotim 15. Selanjutnya Kami berkoordinasi dengan Kepala KSOP Ende Bapak Khairudin terkait untuk mencari kapal yang ada di sekitar ende atau disekitar pelabuhan IPI Ende yang mampu atau bisa menarik KM Flotim 15. Dari hasil penelusuran personil Unit Siaga SAR Ende dan Ksop serta dari pihak kepolisian angkatan laut, maka diperoleh informasi bahwa ada satu kapal yang sedang bongkar muat di pelabuhan IPI Ende yakni KM Permata Ibu setelah melakukan koordinasi dengan pemilik KM Permata Ibu maka pada pukul 17.53 WITA diberangkatkan KM Permata Ibu untuk menarik kapal menuju LKP (Last Known Position) KM Flotim 15, perkiraan 3 jam perjalanan menuju lokasi. Pada pukul 20.53 WITA KM Flotim 15 berhasil ditemukan dan langsung ditowing atau ditarik langsung oleh KM Permata Ibu menuju pelabuhan IPI Ende. Kemudian proses penarikan berjalan dengan aman dan lancar dan pada pkul 23.25 WITA KM Permata Ibu dan Flotim 15 Berhasil sandar dengan aman di pelabuhan IPI Ende. Hal ini bisa berjalan dengan lancar berkat dukungan dari unsur Potensi SAR yang lain seperti dari pihak KSOP Ende, Owner KM Permata Ibu, Polair, KP3L, Pos Angkatan Laut Ende, dan seluruh pihak yang membantu proses evakuasi berjalan dengan lancar, kemudian dari informasi awal ABK yang diatas kapal dinformasikan 13 orang ternyata setelah dilakukan pendataan hanya berjumlah 11 orang karena pada saat berangkat ada 2 orang ABK yang sakit sehingga yang on board diatas kapal KM Flotim 15 berjumlah 11 orang dan semuanya dalam keadaan selamat. KM Flotim 15 sandar aman di pelabuhan IPI sambil menunggu perbaikan dari pemilik kapal”.

Adapun Data Kapal sebagai berikut:

Nama Kapal  : KM FLOTIM 15

Jenis Kapal    : Kapal Ikan

Warna             : Putih

Panjang         : 13,52 Mter

POB   (person on board) : 11 orang

 

 



Kategori Berita Kansar , Kecelakaan Pelayaran , General Artikel , General Berita .
Pengunggah : Maumere
28 September 8:00 WIB