KANTOR PENCARIAN DA PERTOLONGAN MAUMERE " PROFESIONAL, SINERGI, MILITAN" UNTUK INDONESIA MAJU


KAPAL DI HANTAM GELOMBANG TINGGI ENAM PENUMPANG DIEVAKUASI TIM SAR GABUNGAN


Maumere, 25/08/2021. Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere menerima informasi kecelakaan kapal pada pukul 10.10 Wita dari Ibu Rika yang datang langsung ke kantor bahwa telah terjadi kecelakaan Kapal dimana kapal dihantam gelombang tinggi diperairan dekat Pulau Besar Kab. Sikka.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere I Putu Sudayana,S.E.,M.AP mengatakan dalam wawancara bahwa “kronologi kejadian kapal yang dihantam gelombang tinggi yang diperoleh dari Ibu Rika, bermula pada hari selasa kemarin pukul 14.00 Wita sebanyak enam orang warga maumere hendak memancing ikan di perairan Pulau Besar, Mereka berangkat dari Pelabuhan TPI Maumere dengan menggunakan perahu body. Tiba di tempat spot pemancingan di perairan Pulau Besar sekitar 16.00 Wita Mereka langsung melaksanakan kegiatan memancing. Ke esokan harinya pada puku 08.00 Wita, saat Mereka menuju kembali ke Pelabuhan TPI nahas ditengah perjalanan pada pukul 10.00 Wita Kapal yang tumpangi dihantam gelombang tinggi yang menyebabkan air laut masuk ke body perahu sehingga mesin kapal tidak berfungsi. Salah satu penumpang yang berada diatas kapal bernama Bapak Yusuf menelpon istrinya yaitu Ibu Rika  bahwa Mereka membutuhkan bantuan SAR segera munkin.”

Lebih lanjut Kepala Kantor Pencarian Maumere mengatakan bahwa “Pada Pukul 10.30 Wita Kami langsung memberangkatkan Tim Rescue Basarnas yang berjumlah 5 Orang yang dipimpin oleh Kepala Subseksi Operasi dan Siaga Kansar Maumere I Wayan Suwena, S.H untuk melaksanakan Operasi SAR. Pada Pukul 10.50 Wita dengan menggunakan RIB 09 Maumere Tim SAR Gabungan sudah berada di search area  dan dilaksanakan pencarian, Pukul 11.00 Wita Ke Enam Penumpang ditemukan diatas kapal yang dihantam gelombang dengan kondisi selamat. Pukul 11.15 Wita Korban berhasil dievakuasi ke RIB 09 Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere sementara perahu yang Mereka gunakan diikat di rumpon disekitar lokasi kejadian, Pukul 12.05 Wita Ke Enam Penumpang bersama Tim Rescue sampai di pelabuhan TPI dengan selamat selanjutnya Ke Enam Penumpang Kami serahkan ke pihak keluarga.”

Kendala yang dihadapi oleh Tim SAR Gabungan saat melaksanakan Operasi SAR, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere mengatakan bahwa “Kendala yang dihadapi oleh Tim SAR Gabungan ialah gelombang dan alun cukup tinggi sekitar 1-2 Meter serta angina yang cukup kencang dengan kecepatan sesuai prakiraan BMKG sekitar 10-25 Knot.” Adapun unsur potensi SAR yang terlibat pada Operasi SAR kali ini ialah Satu Orang TNI AL Maumere , Satu Orang Polair Maumere serta Satu Orang Keluarga Korban.

Diakhir wawancara Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere memberikan himbauan kepada
masyarakat Kab.Sikka agar seluruh warga yang melaksanakan aktivitas di laut agar selalu  memperhatikan kondisi cuaca, mencari informasi mengenai prakiraan cuaca baik di informasi dari BMKG Maumere tentang kondisi angin maupun gelombang, hal tersebut menjadi patokan Kita dalam
melaksanakan aktivitas di laut serta menggunakan alat keselamatan berupa life jacket, ring bouy, dan alat komunikasi, hal terpenting  diharapkan oleh Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere agar seluruh kapal yang digunakan  oleh warga maupun peruhasaan pelayaran untuk selalu melengkapi diri dengan alat keselamatan, komunikasi, serta EPIRB (Emergency Position Indicating Radio Beacon) sehingga saat mengelami situasi emergency dapat menghidupkan EPIRB tersebut dan Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere dapat segera munkin menemukan lokasi titik koordinat Emergency tersebut.



Kategori Kecelakaan kapal .
Pengunggah : Maumere
25 August 12:00 WIB